Gibran Targetkan Kontribusi Pariwisata Nasional Meningkat Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026 | 15:58:48 WIB
Gibran Targetkan Kontribusi Pariwisata Nasional Meningkat Signifikan

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2026. 

Ia yakin pencapaian target dapat diwujudkan melalui penguatan program kepariwisataan yang sudah berjalan.

 "Jika apa yang sudah dilakukan di 2025 ini dipertahankan dan ditingkatkan, saya yakin ini 2026 targetnya bisa tercapai," ujarnya.

Gibran menyampaikan optimismenya bahwa peningkatan kontribusi sektor ini merupakan hasil dari perbaikan kualitas destinasi dan penguatan daya saing. Kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci keberhasilan program ini. 

Pemerintah berkomitmen untuk terus memajukan industri pariwisata agar mampu memberikan dampak ekonomi signifikan.

Dengan optimisme tersebut, sektor pariwisata diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Penanganan strategis serta sinergi antar pemangku kepentingan menjadi fokus utama. Target 2026 dianggap realistis dan dapat diraih dengan upaya berkelanjutan.

Peningkatan Kualitas Destinasi dan Daya Saing Pariwisata

Gibran menekankan pentingnya peningkatan kualitas destinasi wisata agar mampu menarik lebih banyak pengunjung. Perbaikan fasilitas dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas dalam program ini. Kualitas destinasi yang baik diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal dan pengeluaran wisatawan.

Selain itu, penguatan daya saing pariwisata nasional juga menjadi perhatian serius. Pengembangan produk wisata yang unik dan berkualitas dibutuhkan agar mampu bersaing dengan destinasi lain. Inovasi dalam pengelolaan pariwisata dan pemasaran digital turut didorong untuk mendukung pencapaian target.

Peningkatan kualitas dan daya saing ini harus didukung oleh berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha menjadi kunci. Dengan demikian, pariwisata dapat berkontribusi lebih maksimal terhadap perekonomian.

Persiapan Khusus Menghadapi Momen Idulfitri

Gibran mengingatkan pentingnya momen Idulfitri sebagai peluang strategis untuk meningkatkan sektor pariwisata. Ia meminta pemangku kepentingan untuk melakukan persiapan lebih awal. Fokus utama adalah perbaikan destinasi dan peningkatan kenyamanan wisatawan.

Persiapan yang matang juga meliputi peningkatan infrastruktur di lokasi wisata. Infrastruktur yang baik akan mendukung kelancaran dan keamanan wisatawan. Hal ini diharapkan meningkatkan minat kunjungan dan lama tinggal wisatawan.

Momen Idulfitri dianggap sebagai momentum penting untuk mendongkrak kontribusi pariwisata. Oleh sebab itu, kerja sama dan koordinasi antar lembaga harus diperkuat. Ini menjadi langkah strategis untuk memaksimalkan potensi pariwisata nasional.

Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Antar Lembaga

Wapres Gibran menegaskan perlunya memperkuat sinergi antara kementerian dan lembaga yang terkait sektor pariwisata. Kolaborasi yang solid akan mempercepat pencapaian target yang telah ditetapkan. Kerja sama ini mencakup berbagai aspek mulai dari pengembangan destinasi hingga promosi wisata.

Sinergi yang baik juga akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program. Mengatasi tantangan bersama menjadi lebih mudah dengan koordinasi yang terintegrasi. Gibran menekankan agar semangat kolaborasi ini terus dijaga dan ditingkatkan.

Selain pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat juga diharapkan aktif berpartisipasi. Dengan keterlibatan semua pihak, potensi pariwisata dapat dimaksimalkan. Sinergi yang kokoh akan memperkuat posisi pariwisata sebagai sektor andalan nasional.

Komitmen Mendorong Pertumbuhan Pariwisata Berkelanjutan

Gibran mengakhiri pernyataannya dengan menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pengembangan pariwisata. Peningkatan kontribusi sektor ini harus diiringi dengan pelestarian lingkungan dan budaya. Pariwisata berkelanjutan diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan juga memperhatikan keseimbangan sosial dan ekonomi. Hal ini penting agar pertumbuhan tidak menimbulkan dampak negatif pada komunitas lokal. Dengan pendekatan ini, pariwisata dapat menjadi kekuatan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui strategi yang terencana dan dukungan semua pihak, target kontribusi pariwisata terhadap PDB tahun 2026 dapat tercapai. Pemerintah berkomitmen untuk terus memajukan sektor ini sebagai pilar utama perekonomian nasional. Gibran yakin langkah-langkah yang diambil akan membawa hasil positif bagi kemajuan bangsa.

Terkini