JAKARTA - Pasar emas Indonesia kembali menunjukkan tren penurunan pada Jumat, 2 Januari 2026.
Pergerakan harga ini tercermin pada penurunan harga emas perhiasan di berbagai toko, baik untuk kadar tinggi maupun rendah. Penurunan ini memberikan peluang bagi konsumen untuk membeli perhiasan dengan harga lebih terjangkau di awal tahun.
Harga Emas Perhiasan di Rajaemas
Berdasarkan pantauan di Rajaemas, emas perhiasan 24 karat hari ini dibanderol Rp2.265.000 per gram, sedikit lebih tinggi dibandingkan emas 24 karat biasa yang dijual Rp2.155.000 per gram. Sementara itu, emas dengan kadar 5 karat dijual Rp412.000 per gram.
Berikut rincian harga emas per gram di Rajaemas per 2 Januari 2026:
K24*: Rp 2.265.000
K24: Rp 2.155.000
K23: Rp 1.887.000
K22: Rp 1.804.000
K21: Rp 1.723.000
K20: Rp 1.641.000
K19: Rp 1.558.000
K18: Rp 1.477.000
K17: Rp 1.395.000
K16: Rp 1.312.000
K15: Rp 1.231.000
K14: Rp 1.149.000
K13: Rp 1.066.000
K12: Rp 986.000
K11: Rp 903.000
K10: Rp 820.000
K9: Rp 739.000
K8: Rp 657.000
K7: Rp 574.000
K6: Rp 494.000
K5: Rp 412.000
Harga Emas Perhiasan di Lakuemas
Di Lakuemas, harga emas 24 karat (99%) hari ini dibanderol Rp2.067.000 per gram. Perbedaan harga ini menunjukkan variasi antara penjual yang bisa dipengaruhi oleh biaya operasional, margin toko, dan kebijakan harga masing-masing gerai.
Berikut daftar harga emas per gram di Lakuemas per 2 Januari 2026:
24K (99%): Rp 2.067.000
23K: Rp 1.848.000
22K: Rp 1.767.000
21K: Rp 1.691.000
20K: Rp 1.609.000
19K: Rp 1.527.000
18K: Rp 1.445.000
17K: Rp 1.363.000
16K: Rp 1.281.000
15K: Rp 1.201.000
14K: Rp 1.120.000
13K: Rp 1.040.000
12K: Rp 958.000
11K: Rp 876.000
10K: Rp 796.000
9K: Rp 714.000
Perbandingan Tren Harga
Penurunan harga emas perhiasan ini mengikuti pola pasar global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kadar emas tinggi seperti 24 karat tetap menjadi primadona, meski harganya turun dibanding periode sebelumnya. Sementara itu, emas dengan kadar lebih rendah, seperti 5–10 karat, mengalami penyesuaian proporsional yang lebih signifikan, membuatnya lebih terjangkau bagi masyarakat yang ingin berinvestasi skala kecil.
Peluang Konsumen Awal Tahun
Turunnya harga emas perhiasan di awal Januari menjadi momentum bagi masyarakat untuk membeli perhiasan maupun memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi jangka pendek. Konsumen dapat memilih antara emas kadar tinggi yang bernilai investasi atau emas kadar rendah untuk kebutuhan perhiasan sehari-hari.
Selain itu, penurunan harga emas dapat memicu aktivitas pasar di toko perhiasan, terutama bagi pembeli yang menunggu momentum harga lebih rendah untuk memperoleh keuntungan jangka panjang.
Faktor yang Mempengaruhi Harga
Pergerakan harga emas dipengaruhi beberapa faktor, antara lain:
Harga Emas Dunia: Pergerakan pasar global seperti tren harga emas di bursa internasional menjadi acuan.
Nilai Tukar Rupiah: Kekuatan rupiah terhadap dolar AS menentukan harga emas dalam rupiah.
Permintaan dan Penawaran Lokal: Aktivitas konsumen dan pasokan emas di pasar domestik turut menyesuaikan harga.
Kebijakan Pemerintah: Pajak dan regulasi perdagangan emas memengaruhi biaya produksi dan penjualan.
Harga emas perhiasan pada Jumat, 2 Januari 2026 menunjukkan tren penurunan, dengan harga tertinggi Rp2.265.000 per gram untuk emas 24 karat di Rajaemas. Sementara itu, emas kadar rendah seperti 5 karat dijual Rp412.000 per gram. Di Lakuemas, harga emas 24 karat dibanderol Rp2.067.000 per gram.
Penurunan ini membuka peluang bagi konsumen untuk membeli perhiasan atau berinvestasi emas dengan harga lebih terjangkau. Konsumen disarankan memantau harga harian karena fluktuasi emas bisa berubah cepat mengikuti kondisi pasar global dan lokal.