JAKARTA - PT Geoprima Solusi Tbk mulai membuka lembaran baru dalam strategi bisnisnya setelah melakukan perombakan jajaran direksi dan komisaris.
Perubahan struktur manajemen ini menjadi momentum bagi perseroan untuk mempercepat ekspansi usaha ke depan.
Langkah awal yang ditempuh adalah menjajaki sumber pendanaan dari lembaga keuangan. Manajemen menilai tambahan likuiditas diperlukan agar rencana pengembangan bisnis dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Arah Baru Usai Perombakan Manajemen
Perubahan komposisi direksi dan komisaris menjadi sinyal keseriusan Geoprima Solusi dalam melakukan transformasi. Manajemen baru membawa pendekatan berbeda dalam melihat peluang pertumbuhan perusahaan.
Ekspansi menjadi agenda utama yang ingin segera direalisasikan. Namun, manajemen menyadari bahwa rencana tersebut memerlukan dukungan keuangan yang memadai agar tidak mengganggu stabilitas operasional.
Oleh karena itu, penjajakan pendanaan mulai dilakukan sejak awal tahun sebagai bagian dari strategi jangka menengah perusahaan.
Restu Pemegang Saham untuk Penjaminan Aset
Rencana pencarian pendanaan telah mendapat lampu hijau dari pemegang saham. Hal ini tercermin dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 19 Desember 2025.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penjaminan aset perseroan dengan jumlah lebih dari satu per dua bagian atau seluruh harta kekayaan perusahaan. Persetujuan ini diberikan untuk memperoleh fasilitas pinjaman.
Keputusan tersebut menjadi dasar hukum bagi manajemen untuk melangkah lebih jauh dalam pembicaraan dengan pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya.
Respons Positif dari Lembaga Keuangan
Direktur Utama Geoprima Solusi, Dionysius Tjokro, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi awal dengan sejumlah bank dan institusi keuangan. Dari penjajakan tersebut, perusahaan memperoleh respons yang cukup menggembirakan.
“Kami terus melakukan penjajakan ke beberapa pihak untuk mendapatkan fasilitas pinjaman. Meskipun belum ada keputusan pasti, yang jelas rencana,” jelas Dion dalam keterangan resmi, Senin (5/1/2026).
Menurut Dion, minat dari lembaga keuangan menunjukkan kepercayaan terhadap prospek dan fundamental bisnis Geoprima Solusi ke depan.
Momentum Suku Bunga Rendah Dimanfaatkan
Keputusan untuk mencari fasilitas pinjaman juga didorong oleh kondisi pasar keuangan saat ini. Dion menjelaskan, era suku bunga rendah menjadi peluang yang ingin dimanfaatkan perusahaan.
Dengan kondisi tersebut, Geoprima Solusi berpotensi memperoleh bunga pinjaman yang lebih kompetitif. Hal ini penting agar penambahan likuiditas tidak membebani perusahaan dengan biaya bunga yang tinggi.
Manajemen menilai timing pencarian pendanaan saat ini cukup ideal, terutama untuk mendukung rencana ekspansi yang sedang disusun.
Struktur Keuangan Masih Longgar
Dari sisi neraca, kondisi keuangan Geoprima Solusi dinilai masih sangat sehat. Per 30 September 2035, liabilitas perseroan tercatat relatif rendah.
Total liabilitas perusahaan berada di posisi Rp 9,61 miliar. Angka tersebut masih jauh di bawah nilai ekuitas Geoprima Solusi yang mencapai Rp 41,43 miliar.
"Jadi dari sisi neraca kami masih punya ruang yang cukup besar untuk menerima fasilitas pinjaman," kata Dion.
Rasio tersebut memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk menambah utang tanpa mengganggu keseimbangan keuangan secara signifikan.
Pendanaan untuk Memperkuat Fondasi Bisnis
Manajemen menegaskan bahwa fasilitas pinjaman yang diperoleh nantinya bukan sekadar untuk menambah modal kerja. Dana tersebut direncanakan menjadi pengungkit utama ekspansi dan penguatan bisnis.
Transformasi bisnis Geoprima Solusi disebut telah berjalan seiring hadirnya manajemen baru. Pendanaan eksternal diharapkan mampu mempercepat proses tersebut.
Dengan fondasi keuangan yang lebih kuat, perusahaan ingin memastikan ekspansi dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Fokus Jangka Panjang Tetap Dijaga
Meski agresif menjajaki pendanaan, manajemen menekankan kehati-hatian tetap menjadi prinsip utama. Setiap keputusan akan mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan perusahaan.
Geoprima Solusi tidak ingin ekspansi justru menjadi beban di masa depan. Oleh sebab itu, struktur pinjaman, tingkat bunga, dan skema pembayaran akan dikaji secara mendalam.
Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan investor sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah dinamika pasar.
Menanti Realisasi dan Arah Ekspansi
Hingga saat ini, proses penjajakan masih berlangsung dan belum ada keputusan final. Namun, sinyal positif dari lembaga keuangan memberikan optimisme tersendiri bagi manajemen.
Dengan dukungan pemegang saham, kondisi pasar yang kondusif, serta struktur keuangan yang solid, Geoprima Solusi berada pada posisi strategis untuk melangkah lebih jauh.
Ke depan, realisasi pendanaan dan arah ekspansi perusahaan akan menjadi perhatian pelaku pasar, seiring upaya perseroan memperkuat eksistensi dan kinerja bisnisnya.